Kamis, 30 Oktober 2008

Mengenal Lebih Jauh Gagal Ginjal


Definisi
Gagal ginjal akut (GGA) adalah suatu sindrom klinis yang ditandai dengan penurunan mendadak (dalam beberapa jam sampai beberapa hari) kecepatan penyaringan ginjal, disertai dengan penumpukan sisa metabolisme ginjal (ureum dan kreatinin). GGA biasanya tidak menimbulkan gejala dan dapat dilihat dengan pemeriksaan laboratorium darah, yaitu adanya peningkatan kadar ureum dan kreatinin dalam darah. GGA biasanya dapat sembuh seperti sediakala, hal ini dikarenakan keunikan organ ginjal yang dapat sembuh sendiri bila terjadi gangguan fungsi.
Penyebab
GGA dapat timbul dari beberapa keadaan yang dapat mempengaruhi kerja ginjal. Dapat dibagi menjadi :

  1. Gangguan sistemik yang diluar ginjal
  2. Gangguan pada organ ginjal itu sendiri
  3. Gangguan saluran kemih.
    Gangguan sistemik diluar ginjal dapat disebabkan oleh berkurangnya pasokan darah ke ginjal (perdarahan yang hebat), kekurangan cairan tubuh, kegagalan jantung untuk memompa darah, kerja hormon (dipengaruhi oleh obat-obatan).

Gangguan pada organ ginjal dapat disebabkan oleh;
· Gangguan pembuluh darah ginjal
· Infeksi pada alat penyaring ginjal (glomerulonefritis)
· Penumpukan kristal, protein serta zat-zat lain dalam ginjal
· Racun atau obat-obatan yang dapat mempengaruhi ginjal

Gangguan saluran kemih dapat disebabkan oleh;
· Sumbatan pada saluran kemih (Batu saluran kemih, tumor)
· Pembesaran prostat
· Karsinoma serviks


Gambar 1. Beberapa penyebab yang dapat menimbulkan gagal ginjal akut

Gejala dan Tanda
Gejala-gejala yang ditemukan pada gagal ginjal akut:
· Berkurangnya produksi air kemih (oliguria=volume air kemih berkurang atau anuria=sama sekali tidak terbentuk air kemih)
· Nokturia (berkemih di malam hari)
· Tanda-tanda kekurangan cairan (mukosa bibir kering, turgor kulit menurun)
· Pembengkakan tungkai, kaki atau pergelangan kaki
· Pembengkakan yang menyeluruh (karena terjadi penimbunan cairan)
· Berkurangnya rasa, terutama di tangan atau kaki
· Perubahan mental atau suasana hati
· Tanda-tanda sumbatan pada saluran kemih
· Kejang
· Tremor tangan
· Mual, muntah

Gejala yang timbul tergantung kepada beratnya kegagalan ginjal, progresivitas penyakit dan penyebabnya.


Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin dalam darah dapat menjadi acuan untuk mengetahui adanya GGA.
Pemeriksaa urin (urinalisis) juga sangat penting untuk menentukan penyebab dan beratnya GGA. Jika penyebabnya adalah gangguan penyaringan maka dapat terlihat adanya protein dalam urin. Penumpukan dari zat-zat yang ada dalam ginjal juga dapat terlihat. Bila penyebabnya adalah sumbatan dapat terlihat peningkatan sel darah merah dan sel darah putih dalam urin.
Pemeriksaan radiologis dilakukan bila ada kecurigaan adanya sumbatan pada saluran kemih. Angiografi (pemeriksaan rontgen pada arteri dan vena) dilakukan jika diduga penyebabnya adalah penyumbatan pembuluh darah. Pemeriksaan lainnya yang bisa membantu adalah CT scan dan MRI. Jika pemeriksaan tersebut tidak dapat menunjukkan penyebab dari gagal ginjal akut, maka dilakukan biopsi (pengambilan jaringan untuk pemeriksaan mikroskopis).


Tata Laksana
Tujuan dari pengobatan adalah mencegah terjadinya kerusakan ginjal, mempertahankan keseimbangan fungsi tubuh, melakukan penyelamatan fungsi ginjal, mencegah komplikasi metabolik dan infeksi serta mempertahankan kondisi tubuh sampai fungsi ginjal kembali normal.Asupan cairan dibatasi dan disesuaikan dengan volume air kemih yang dikeluarkan. Asupan garam dan zat-zat yang dalam keadaan normal dibuang oleh ginjal, juga dibatasi. Penderita dianjurkan untuk menjalani diet kaya karbohidrat serta rendah protein, natrium dan kalium. Antibiotik bisa diberikan untuk mencegah atau mengobati infeksi. Untuk meningkatkan jumlah cairan yang dibuang melalui ginjal, bisa diberikan diuretik.
Untuk membuang kelebihan cairan dan limbah metabolik bisa dilakukan dialisa (cuci darah). Indikasi yang mutlak untuk dialisis adalah terdapatnya gejala-gejala kelebihan ureum dalam darah (gangguan mental, kulit kering) dan terdapatnya kegawatan yang mengancam jiwa (hipovolemia, hiperkalemia, syok). Terdapat kenaikan ureum dan kreatinin yang terus menerus pada pasien oliguria yang dengan pengobatan konservatif tidak ada tanda-tanda perbaikan. sumber :http://www.klikdokter.com/illness/detail/151

Madu, Obat Yang dijanjikan Allah


"Keluarlah dari perutnya (lebah) minuman yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan manusia". (An-Nahl: 69)

Madu memiliki keistimewaan dibandingkan zat pemanis lainnya. Salah satu keunggulan madu dibanding pemanis lain adalah dapat langsung dikonsumsi setelah diambil dari sarangnya tanpa melalui proses pengolahan terlebih dulu. Hal ini dimungkinkan karena kandungan gula sederhana yang terdapat di dalamnya, yaitu glukosa dan fruktosa dengan kadar yang cukup tinggi. Berbeda dengan gula tebu yang harus diolah sebelum dikonsumsi.

Kandungan Madu
Gula sederhana merupakan komponen utama dalam gula darah, sehingga madu dapat langsung diserap tubuh tanpa membutuhkan proses pemecahan.
Total kalori yang dihasilkan madu tiap 100 gramnya adalah 294 kalori. Ini memang lebih kecil dibanding gula yang menghasilkan 364 kalori tiap gramnya. Namun hal ini bisa diabaikan jika melihat kandungan zat dan manfaat madu yang bersifat alami. Gula memerlukan proses pemecahan menjadi gula sederhana sebelum dimanfaatkan oleh tubuh. Jadi gula membutuhkan waktu dan tambahan energi dari tubuh sebelum diserap dan dimanfaatkan tubuh. Maka kita dapat menambahkan madu dalam pola makan sehari-hari sebagai ganti gula dan penyedia energi yang langsung dapat diserap oleh tubuh.
Madu memiliki kandungan gizi tinggi antara lain zat gula (glukosa dan fruktosa), asam amino, dan vitamin. Kandungan mineral dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, phosphor, mangan, dan sulfur. Kandungan vitaminnya antara lain thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, dan asam askorbat.

Manfaat madu
Dilihat dari kandungan asam folatnya, madu sangat baik dikonsumsi ibu hamil. Asam folat merupakan nutrien penting bagi pertumbuhan janin. Kekurangan asam folat pada masa awal kehamilan dapat menyebabkan bayi yang lahir beresiko besar mengalami cacat bawaan pembuluh syaraf.
Madu yang diberikan kepada bayi yang telah makan dan minum selain ASI, dapat memacu pertumbuhan sel darah merah dan otaknya. Madu juga baik bagi pertumbuhan gigi bayi. Karena, madu mengandung antibiotika yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk.
Kandungan mineral dalam madu bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi yaitu sebagai anti bakteri yang ada di mulut, menjaga kekuatan enamel dan dentin. Madu bermanfaat juga untuk obat turun panas, mengurangi rasa mual, gangguan pencernaan, mencegah radang usus besar, sariawan, gatal-gatal, gigitan serangga, untuk mata bintiten dan untuk menjaga kesehatan mata.
Berdasarkan penelitian:
- Madu yang mengandung asam folat dapat menurunkan resiko kanker rahim dan penyakit jantung. Asam folat ini juga dibutuhkan dalam metabolisme lemak, metabolisme kolesterol, dan sistem kekebalan tubuh.
Madu dapat dipergunakan sebagai obat penyakit hati (lever) dan hepatitis. Glukosa yang terkandung di dalamnya menghasilkan hidrat arang putih dalam hati manusia yang membantu kerja hati sebagai penyaring dan pelawan racun, bakteri dalam, serta menjaga daya tahan tubuh dari infeksi. (baca testimoni penyembuhan penyakit dengan menggunakan madu di blog ini)


Sumber : http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=204

Kenapa Saya Mempercayai Madu sebagai Obat


Sebagai seorang muslim dia harus mempercayai rukun iman, yang salah satu dari enam rukun tersebut adalah percaya kepada kitab Allah. Al Qur'an dan Sunnah merupakan pegangan ummat muslim agar hidup selamat dunia dan akhirat. Untuk urusan kesehatan Allah telah sangat jelas memberikan petunjuk:

“ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebenaran) Tuhan bagi orang-orang yang memikirkan." (an-Nahl [16]: 68-69).

Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah "obat bagi manusia". Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Konferensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Madu juga merupakan food supplement karena kandungan gizi yang tinggi dan komplit.

Setiap 100 gram madu mengandung 280-330 kalori; Lebih dari 765 gula (fruktosa, glukosa dan sukrosa); Mineral terdiri dari 5 mg kalsium, 15-17 mg p[osfar, 0,4-1,0 mg zat besi, mangan, kalium, belerang, aluminium, dan silikat; Vitamin meliputi 1-6 mg vitamin C, vit B1, B2, B6, asam panthotenat, asam nikotinat; Enzim-enzim invertase, katalase, inulase, peroksidase; Asam organik, termasuk berbagai asam amino esensial, zat warna karoten; Zat aromatis seperti terpen, aldehida, ester, manitol, dulcitol, dan sebagainya. Selain itu juga mengandung biogenetik stimulants, yaitu zat yang dapat merangsang aktivitas pertumbuhan sel tubuh manusia.

Kenapa kita masih berpaling dari kebenaran yang Allah berikan, kenapa kita masih meragukan obat yang sudah jelas Allah sebutkan di dalam Al Qur'an yang diberikan kepada ummat manusia untuk solusi kesehatannya. Alhamdulillah, dalam beberapa kasus penyembuhan penyakit keluarga saya, kami memutuskan menggunakan bahan alami madu sebagai sarana penyembuh keluhan sakit yang diderita keluarga saya. Mulai dari luka anak saya akibat kecelakaan motor, isteri yang terkena internal hemoroid, dan Thypus yang menimpa anak lelaki kami, Alhamdulillah Allah berkenan menjadikan madu sebagai obat bagi penyakit tersebut. Maha benar Allah dengan segala firmanNya.
Madu dapat dikonsumsi dari mulai anak balita sampai orang tua renta. Hanya saja pada anak kurang dari satu tahun sebaiknya diberikan madu murni dan kualitas bagus. Dikhawatirkan jika kualitas madu kurang bagus, akan ada efek ke anak. Dan untuk membedakan apakah madu tersebut bagus atau tidak dapat diketahui dari :
  • Sumber madu : Madu yang berasal dari daerah yang banyak polusi dan cemaran pestisida kurang bagus dibandingkan dari daerah yang bebas polusi.
  • Melakukan tes dengan meneteskan madu ke dalam air jernih. Jika madu langsung larut dan warna air langsung berubah, maka dapat dipastikan kualitas kurang bagus. Tetapi jika madu mengendap dan baru larut jika diaduk maka kualitas bagus.
  • Jika banyak terdapat buih di dalam botol dan saat dibuka terdengar letupan maka madu tersebut kualitasnya kurang bagus, karena sudah terjadi fermentasi.
  • Belilah madu dari sumber yang terpercaya, yang sudah mempunyai sertifikat SNI, sertifikat Halal serta serfikat dari depkes dan LP-POM MUI. Kita diperintahkan untuk memakan makanan yang tidak saja harus halal tetapi thoyib (Halalan thoyiba,"halal dan baik")
Dosis madu yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 200 – 300 mg / hari dan untuk anak atau balita 30 mg / hari.

Kamis, 23 Oktober 2008

Kista Indung Telur Hilang Dengan Product HD


Testimoni ini diceritakan oleh Ibu Suprihatin, 25 tahun, dari Blitar, yang mengalami masalah infertilitas disebabkan adanya kista. Pada 15 Juni 2007, beliau melakukan pemeriksaan USG, dan hasilnya kandungan dinyatakan tidak bermasalah. Namun, dokter tetap memberi saran untuk melakukan pemeriksaan kembali. Pada 23 dan 27 Juni 2007, beliau kembali memeriksakan diri, dan hasilnya tetap sama, kandungan tidak bermasalah. Akan tetapi akhir Juni 2007, perut terasa keras, bahkan bila menstruasi terasa sangat sakit. Beliaupun kembali memeriksakan diri ke dokter kandungan. Alangkah terkejutnya beliau saat mengetahui hasil USG tertanggal 11 Juli 2007, bahwa terdapat kista berukuran 4,8 cm dan 2,4 cm. Dokter menyarankan agar segera melakukan proses operasi. Saat itu, beliau benar-benar merasa kalut.
Alhamdullillaah, di tengah-tengah kekalutan itu, beliau diberikan jalan untuk mengenal dan mengonsumsi produk-produk HD yang berupa:
  • Pollenergy 520 (1×1 tab/hari),
  • Propolis Tablet (3×1- 3×2 tab/hari), dan
  • Royal Jelly Liquid (1×1 – 2×1 sendok takar/hari).

Empat bulan setelah mengonsumsi produk-produk tersebut, pada 17 November 2007 beliau kembali melakukan pemeriksaan USG. Hasilnya menggembirakan, ukuran kista telah berkurang menjadi 1,9 cm. Beliau semakin bersemangat untuk melanjutkan konsumsi produk-produk High Desert. Pada 11 Januari 2008, hasil USG menunjukkan bahwa kistanya sudah hilang. Beliau merasa sangat senang. Oleh sebab itu, sampai saat ini, beliau masih terus mengonsumsi produk-produk HD. Bahkan dosis Royale Jelly Liquid juga beliau tingkatkan agar segera memperoleh keturunan juga. sumber http://www/hdindonesia.com

Kanker Yang Menyerang Wanita

Salah satu penyebab hilangnya nyawa manusia dengan mudah itu karena informasi yang berkaitan dengan kanker serviks belum dapat menjangkau seluruh masyarakat, terutama wanita. Padahal, semua wanita berisiko terkena kanker yang menyerang organ utama mereka.
Menurut hasil penelitian, penyebab kanker tersering pada wanita (setelah kanker payudara) ada tiga : Kanker Ovarium (kanker indung telur), kanker servik (kanker leher rahim) dan Kanker Uterus (kanker rahim).
Reproduksi wanita terdiri dari : 2 indung telur (ovarium), 2 tuba fallopi, rahim (uterus), servik dan vagina.

Kanker Ovarium (Kanker Indung Telur)
Merupakan kanker bagian kandungan yang paling sering terjadi, yang diduga disebabkan karena meningkatnya tingkat kemakmuran pada wanita sehingga mereka enggan untuk melahirkan anak. Tercatat sejumlah 190.000 kasus di dunia dengan angka kematian hingga 115.000.
Faktor Resiko:
  • Riwayat Keluarga
  • Riwayat Reproduksi : Mentruasi dini, tidak pernah melahirkan, memiliki anak di atas usia 30 tahun dan menopause di bawah umur 50 tahun
  • Gejala Kanker Ovarium:- TIDAK ADA !
  • Perut terasa penuh, tidak nyaman dan perut menegang.
  • Susah BAB (buang air besar), kehilangan nafsu makan/penurunan berat badan- Kaki membengkak

Penanganan Kanker Ovarium (tergantung pada stadium), antara lain:

  • Operasi (stadium awal)
  • Kemoterapi (tambahan terapi pada stadium awal)
  • Radiasi (tambahan terapi untuk stadium lanjut)

Apakah ada skrining test untuk Kanker Ovarium? TIDAK ADA !

Kanker ovarium tidak akan menunjukkan gejala hingga penyakit sudah berkembang lanjut, gejala yang ada sangat umum dan tidak spesifik.

Resiko Kanker Ovarium dapat dicegah dengan : Mengandung, Menyusui dan Mengangkat Ovarium/Indung telur (terutama pada wanita yang beresiko tinggi pada riwayat keluarga)
Sedang dikembangkan penelitian mengenai skrining tes untuk kanker ovarium, antara lain:- Pemeriksaan pelvis- USG pelvis- Tumor marker : CA 125


Kanker Servik (Kanker Leher Rahim)
KANKER leher rahim atau yang lebih dikenal dengan nama kanker serviks merupakan penyakit nomor satu yang membunuh kaum Hawa di Indonesia. Setiap tahun, terdapat 15 ribu kasus baru dan delapan ribu di antaranya meninggal dunia. Bahkan, satu perempuan meninggal setiap jam karena penyakit ini.Pada awalnya kanker servik menduduki peringkat pertama dalam kasus kanker kebidanan dan kandungan, namun sejak ditemukannya pencegahan dan deteksi skrining awal, kini jumlah penderita kanker servik semakin menurun. Tercatat sejumlah 500.000 kasus di seluruh dunia dengan tingkat kematian hingga 250.000
Faktor resiko terjadinya servik kanker :

  • Memiliki hubungan seksual dengan lebih dari satu orang
  • Berhubungan seksual di usia awal
  • Pernah atau baru terinfeksi HPV, kondiloma atau keduanya
  • Pengguna immunosuppressan, contohnya adalah pada mereka dengan transplantasi ginjal
  • Riwayat merokok atau kecanduan terhadap zat-zat lain
  • Adanya displasia servikal, endometrium, vagina atau kanker vulva

Jika hasil patologi ditemukan Cervical Intra-epithelial Neoplasia (CIN), adalah sel servik yang berubah menjadi pre-kanker, dapat menjadi kanker jika tidak segera ditangani.
Gejala kanker servik:

  • Terjadi perdarahan vagina pada masa menopause atau pada saat menstruasi.
  • Darah berbau amis keluar dari vagina
  • Nyeri, perdarahan setelah hubungan seksual
  • Teraba ada massa di vagina

Penanganan kanker servik:

  • Operasi Radikal : Mengangkat servik dan rahim sekaligus kelenjar limpa sekitarnya
  • Operasi plus kemoradiasi
  • Kemoterapi
  • radiasi

Menurut hasil penelitian, pada penderita kanker servik ditemukan adanya latar belakang pernah terinfeksi Human Papiloma Virus (HPV). Hingga hampir 80% penderita kanker servik adalah pernah terpapar virus HPV tipe 16, 18, 31 dan 45. Khusus untuk HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker servik hampir pada 70% penderita, telah ditemukan vaksinasi pencegahannya yang dikenal dengan Gardasil®, diberikan suntikan selama 3 kali dalam kurun waktu 6 bulan. Perlu diingat bahwa vaksinasi ini tidak mencegah semua tipe kanker servik, tidak bisa untuk penanganan kanker servik dan atau luka vagina yang lain.

Pemeriksaan secara berkala bagi seluruh wanita terutama yang memiliki faktor risiko menggunakan Pap smear adalah cara yang efektif untuk mendeteksi dini kanker leher rahim dan penanganan lebih awal serta adekuat. Selain pap smear, metode lain adalah inspeksi visual dengan asam asetat (VIA) atau dengan Lugol’s Iodine (VILI) serta HPV-hybrid capture. Tes tersebut mudah dilakukan dan memiliki hasil yang efektif. Skrining dilakukan 3 tahun setelah aktif secara seksual dan diulangi setiap tahunnya.


Kanker Rahim (kanker uterus)
Kanker Rahim (uterus) atau yang sebenarnya adalah kanker jaringan endometrium adalah kanker yang sering terjadi di endometrium, tempat di mana janin tumbuh, sering terjadi pada wanita usia 60-70 tahun.
Faktor resiko terjadinya kanker rahim:

  • Lanjut usia
  • Kegemukan (termasuk contohnya pada penderita Diabetes)
  • Menstruasi pertama di usia dini, Menopause yang terlambat.
  • Belum pernah hamil
  • Stimulasi estrogen berlebihan (dari dalam tubuh sendiri atau berasal dari luar tubuh)
  • Riwayat kanker keluarga (berhubungan dengan kanker usus besar – Lynch Syndrome)

Banyak ilmuwan yang mengatakan bahwa kadar estrogen sangat memainkan peran dalam perkembangan kanker rahim. Selama kehamilan, produksi hormon estrogen meningkat dengan diiringi peningkatan hormon progesteron juga. Wanita dengan produksi estrogen yang tinggi tanpa diimbangi dengan peningkatan produksi progesteron dapat meningkatkan faktor resiko terjadi kanker rahim/endometrium.
Tanda dan gejalanya:

  • Perdarahan setelah menopause- Siklus menstruasi yang tidak teratur
  • Perdarahan diantara periode menstruasi
  • Tercium bau yang tidak biasanya (amis) dari vagina
  • Stadium lanjut : nyeri pinggang, nyeri pada saat buang air kecil dan hubungan seksual serta nyeri perdarahan pada saat buang air besar.

Kanker rahim dapat ditangani dengan sukses apabila terdiagnosa di awal, terutama bila ditemukan adanya gejala-gejala tidak lazim, segera tegakkan diagnosa.
Penanganan Kanker Rahim:

  • Operasi, bisa dilakukan operasi secara partial histerektomi (pengangkatan rahim sebagian) dan radikal histerektomi (pengangkatan seluruh rahim)
  • Terapi tambahan : radiasi dan atau kemoterapi diperlukan apabila kanker sudah menyebar ke jaringan sekitarnya (metastasis) . Radiasi dapat mencegah kambuhnya kembali kanker rahim.

Saran pada wanita muda:

  • Bersekolah, bekerja dan atau menikah
  • Mempertahankan kesuburan / kapan mendapatkan anak
  • Apakah seks sangat penting, harus atau tidak dilakukan di usia muda
  • Memperhatikan riwayat kanker pada keluarga
  • Memperhatikan harapan hidup secara keseluruhan

Tulisan di atas diambil dari beberapa sumber (bukan karya pribadi)

Mengenal Lebih Jauh Tentang Hemorrhoid (Wasir)

Definisi
Hemorrhoid merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau anus. Di Amerika, 50% populasi usia 50an menderita wasir. Dan diperkirakan sekitar 50-85% populasi dunia akan mengalami gejala wasir pada periode tertentu dalam hidupnya.

Penyebab
Penyebab terjadinya wasir bermacam-macam. Wasir dapat diturunkan secara genetik, atau karena memang lemahnya pembuluh darah vena di rektum atau anus, atau juga dapat disebabkan karena terlalu sering dan kuat mengedan (kesulitan buang air besar atau diare). Duduk yang terlalu lama juga dapat menyebabkan terjadinya wasir. Hipertensi (darah tinggi), obesitas (kegemukan), dan gaya hidup yang malas (tidak aktif) juga merupakan salah satu pencetus terjadinya wasir. Konsumsi alkohol dan kopi dalam jumlah banyak dan sering juga merupakan salah satu faktor pencetus. Alkohol dapat menyebabkan penyakit hati yang pada akhirnya akan menimbulkan penyumbatan aliran pembuluh darah pada rektum atau anus, sedangkan mengkonsumsi terlalu banyak kopi dapat menyebabkan hipertensi. Keadaan dehidrasi (kekurangan cairan) dapat juga menjadi faktor penyebab. Dehidrasi dapat menyebabkan tinja yang keras dan kesulitan buang air besar. Kekurangan vitamin E merupakan faktor yang lainnya.



Tipe dan Gejala Hemorrhoid dibagi menjadi 2 tipe :
Hemorrhoid eksterna
Merupakan wasir yang timbul pada daerah yang dinamakan anal verge, yaitu daerah ujung dari anal kanal (anus). Wasir jenis ini dapat terlihat dari luar tanpa menggunakan alat apa-apa. Biasanya akan menimbulkan keluhan nyeri. Dapat terjadi pembengkakan dan iritasi. Jika terjadi iritasi, gejala yang ditimbulkan adalah berupa gatal. Wasir jenis ini rentan terhadap trombosis (penggumpalan darah). Jika pembuluh darah vena pecah yang mengalami kelainan pecah, maka penggumpalan darah akan terjadi sehingga akan menimbulkan keluhan nyeri yang lebih hebat.
Hemorrhoid interna
Merupakan wasir yang muncul didalam rektum. Biasanya wasir jenis ini tidak nyeri. Jadi kebanyakan orang tidak menyadari jika mempunyai wasir ini. Perdarahan dapat timbul jika mengalami iritasi. Perdarahan yang terjadi bersifat menetes. Jika wasir jenis ini tidak ditangani, maka akan menjadi prolapsed and strangulated hemorrhoids.
Prolapsed hemorrhoid adalah wasir yang “nongol” keluar dari rektum.
Strangulated hemorrhoid merupakan suatu keadaan terjepitnya prolapsed hemorrhoid karena otot disekitar anus berkontraksi. Hal ini menyebabkan terperangkapnya wasir dan terhentinya pasokan darah, yang pada akhirnya akan menimbulkan kematian jaringan yang dapat terasa nyeri sekali.

Hemorrhoid interna dapat dikelompokkan menjadi :
Grade I : wasir tidak keluar dari rektum
Grade II : wasir prolaps (keluar dari rektum) pada saat mengedan, namun dapat masuk kembali secara spontan
Grade III : wasir prolaps saat mengedan, namun tidak dapat masuk kembali secara spontan, harus secara manual (didorong kembali dengan tangan)
Grade IV : wasir mengalami prolaps namun tidak dapat dimasukkan kembali

Hemorrhoid


Pemeriksaan Tambahan
Setelah dokter melakukan pemeriksaan secara fisik (dengan melihat apakah ada wasir yang prolaps), maka setelah itu akan dilakukan pemeriksaan colok dubur guna meraba wasir yang letaknya didalam.
Konfirmasi secara visual dari wasir dapat dilakukan dengan tehnik anuskopi, yaitu dengan memasukkan suatu alat yang dinamakan anuskop (suatu tabung panjang yang diujungnya terpasang lampu) melalui anus sehingga memungkinkan dokter melihat secara langsung wasir yang letaknya didalam (hemorrhoid interna). Untuk pemeriksaan lebih lanjut (menyingkirkan kemungkinan penyakit lain seperti polip, infeksi usus, atau tumor), sigmoidoskopi atau kolonoskopi dapat dilakukan. Pada sigmoidoskopi, sekitar 60 cm dari usus besar dapat terlihat. Sedangkan dengan kolonoskopi, seluruh usus dapat terlihat.

Penatalaksanaan
1. Terapi pengobatan
Tidak ada obat yang dapat mengobati wasir. Yang paling penting adalah untuk melakukan pencegahan (dijelaskan dibawah) terhadap timbulnya wasir. Namun wasir kita menimbulkan rasa nyeri, dapat diberikan obat penghilang nyeri yang dimasukkan melalui anus. Selain itu juga dapat digunakan krim penghilang rasa sakit, namun harus hati-hati terhadap krim yang mengandung steroid karena justru dapat memicu timbulnya serangan nyeri.

2. Terapi operatif
Jika wasir yang kita alami tidak sembuh-sembuh dengan perubahan pola hidup, maka sebaiknya silakukan tindakan operasi yang dapat berupa :

  • Rubber band ligation
    Suatu karet diikatkan pada wasir sehingga pasokan pembuluh darah menjadi berkurang atau tidak ada. Setelah beberapa hari, jaringan wasir akan mengalami kematian yang pada akhirnya akan lepas sendiri bersamaan dengan buang air besar.
  • Hemorrhoidolysis/Galvanic Electrotherapy
    Merupakan tindakan pemotongan wasir dengan menggunakan arus listrik
  • Sclerotherapy
    Penyuntikan zat sklerosan dilakukan pada wasir sehingga menyebabkan runtuhnya dinding pembuluh darah pada wasir.
  • Cryosurgery
    Merupakan tindakan penghancuran wasir dengan cara membekukannya. Tindakan ini sudah jarang sekali digunakan karena efek sampingnya.
  • Laser, infrared or BICAP caogulation
    Adalah tindakan pemotongan wasir dengan menggunakan laser atau inframerah. Sekarang ini, laser sudah mulai ditinggalkan karena penelitian menunjukkan bahwa penanganan wasir lebih efektif dengan menggunakan inframerah.
  • Hemorrhoidectomy
    Tindakan ini merupakan tindakan pembedahan. Namun banyak pasien yang mengeluhkan nyeri yang hebat setelah dilakukan operasi ini. Untuk itu, tindakan ini dilakukan sebaiknya untuk hemorrhoid interna grade IV saja.
Pencegahan

Pencegahan untuk wasir meliputi :

  • Minum banyak air, makan makanan yang mengandung banyak serat (buah, sayuran, sereal, suplemen serat, dll) sekitar 20-25 gram sehari.
  • Olahraga
  • Mengurangi mengedan
  • Menghindari penggunaan laksatif (perangsang buang air besar)
  • Membatasi mengedan sewaktu buang air besar.
  • Penggunaan celana dalam yang ketat dapat mencetuskan terjadinya wasir dan dapat mengiritasi wasir yang sudah ada.
  • Penggunaan jamban jongkok juga sebaiknya dihindari.

Obati Wasir, Ambien dengan Product HD



Wasir/Ambien/Hemoroid adalah pecah atau gembungnya pembuluh darah halus yang ada disekitar anus. Penyebab umum yang paling utama dari wasir adalah ketegangan otot-otot sekitar perut karena faktor-faktor seperti mengangkat barang yang berat, kehamilan, kelebihan berat badan, sembelit, kebiasaan duduk terus menerus secara berlebihan. Aliran darah yang melewati pembuluh-pembuluh darah di anus khususnya sensitif terhadap tekanan dan ketegangan pada waktu hamil atau sembelit. Darah yang terkumpul pada pembuluh-pembuluh darah ini dan tekanan pada bagian yang paling lemah menyebabkan timbulnya benjolan-benjolan kecil atau wasit. Benjolan-benjolan ini bisa gatal, pecah, berdarah hingga sakit.
Pengobatan wasir yang paling parah bisa melalui operasi untuk menghilangkan benjolan-benjolan tersebut. Mengambil nafas panjang pada waktu mengalami berbagai ketegangan akan mengurangi tekanan pada daerah perut. Bioflavoids dapat memperkuat dinding pembuluh kapiler. Vitamin E dapat mencegah atau mencairkan pembekuan darah. Salep yang mengandung vitamin A, D dan E atau suprositas vitamin E (obat yang dimasukkan dalam dubur bisa pakai Ultraproct-N atau boraginol, kalau ultraproct_Nsudah ada analgesik lokalnya) dapat melemaskan dan menghilangkan rasa sakit. Sarana-sarana pencegahan seperti diet yang diperbaiki yang mengandung serat, cairan dan olah raga serta kebersihan.
Untuk mempercepat proses penyembuhan bisa dibantu dengan minum jus yang terdiri dari ( bengkoang 2 bh, wortel 2bh, Lobak Putih 1/2 bh dan jeruk manis 2 bh diblender dan disaring), minum pagi dan sore hari.
Propolis akan membantu dengan penguatan pada dinding-dinding pembuluh darah dan klep vena. Pollenergy dengan kandungan dan enzyme-enzymnya akan memperbaiki pencernaan. Royal Jelly membantu perbaikan sel-sel pembuluh darah yang rusak. Clover Honey akan melunakkan kotoran sehingga meminimalkan pendarahan dan mempercepat kesembuhan bila ada luka.
Produk High Desert yang dapat membantu penderita wasir:
Bee Propolis 3×1 tab, Aloe Propolis Cream 3x oles (untuk external hemoroid), Clover Honey 3×1 sdm, Pollenergy 1×1 tab.